Episode ini membahas berita-berita, tool-tool dan referensi yang saya anggap penting dan bermanfaat untuk diketahui. Saya kelompokkan menjadi Web Development, Open Source, Umum & Video. Masih menunggu tanggapan dari kalian, suka atau ga, silakan sampaikan di komentar.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo-halo..! Apa kabar semuanya? Alhamdulillah gw baik. Hari ini, tanggal 13 Maret 2018, gw lagi di Depok dan gw ga bawa peralatan untuk merekam seperti biasa. Maaf kalau kualitas suaranya jadi beda dan agak telat dari jadwal rilis episodenya.

Makasih uda setia dengerin podcast ini dan juga buat yang baru denger. Podcast ini ngomongin semua yang berkaitan sama aktivitas web developer. Kadang-kadang gw cerita pengalaman pribadi, kalau gw datang ke acara-acara web development (ketemuan, konferensi dll) gw wawancara sama sebagian pesertanya, trus wawancara sama profesional yang berkaitan sama web development untuk bahas suatu topik. Sesekali gw bacain update kabar seputar web development, open source dan bidang-bidang terkait di antara keduanya.

Web Development

  1. Situs Web Fundamentals milik Google terus berkembang dan sekarang ada bab baru tentang code-splitting dan optimalisasi dengan Webpack, ditulis sama Addy Osmani.
  2. Chris Ferdinandi, advokat Vanilla JS, baru aja merilis situs vanillajstoolkit.com. Supaya ga salah paham, Vanilla JS itu bukan framework Javascript, tapi maksudnya justru sebaliknya, pake Javascript murni, tanpa framework. Ya jadi vanillajstoolkit.com ini kumpulan dari kode-kode sederhana, fungsi-fungsi penolong (helper functions), boilerplates, polyfills, plugins dan sumber-sumber belajar lainnya.
  3. Dr. Axel Rauschmayer, seorang tokoh senior di dunia web dan penulis beberapa buku tentang Javascript, baru nulis di blognya yang berjudul “Javascript’s a mess - and that’s a good thing”. Di sini beliau menjelaskan gimana kita menangani backwards compatibility (fitur-fitur atau sintaks-sintaks Javascript di versi lama yang masih bisa dipakai (kompatibel) dengan versi terakhir. Dan juga gimana kita menghadapi fitur-fitur yang berkembang. Menurut gw ini wajib untuk dibaca karena ringkas banget. Dia kasih poin-poin penting terus daftar beberapa bacaan tambahan kalau lo tertarik telusuri lebih lanjut.
  4. Menginstal NPM module secara global bisa menimbulkan masalah, atau konflik atau yang lainnya. Installing NPM modules globally is messy. Jadi Jake Wilson nyaranin untuk instal module-nya di folder proyek. Baca lebih lanjut permasalahan instalasi secara global ini, trus solusi yang beliau tawarkan

Open Source

  1. OSQuery - Query your devices like a database. Seperti motonya, OS Query itu menggunakan perintah dasar SQL untuk menjelaskan apa yang ada di dalam device. Misalnya nama proses yang sedang berjalan, PID nya apa dan lain-lain. Ini contohnya:

    osquery> SELECT name, path, pid FROM processes WHERE on_disk = 0;
    name = Drop_Agent
    path = /Users/jim/bin/dropage
    pid = 561
    
    • Prosesnya cepat dan selalu teruji.
    • Jalan di OS apa saja: Windows, Mac, FreeBSD dan hampir semua distro linux yang dirilis sejak tahun 2011.
    • Open Source di bawah lisensi Apache, sejak tahun 2014.
  2. TableTool - CSV editor yang sederhana untuk Mac. Format CSV adalah format yang umum untuk menyimpan dan exchange data tabular. Hampir semua aplikasi spreadsheet dan database mendukungnya. Tapi tahu ga, kalau ga semua CSV itu dibuat secara sama. CSV bisa pakai delimiter, kode karakter, operator desimal, ataupun gaya kutipan yang berbeda. TableTool menangani semua masalah ini secara otomatis.

Umum

  1. Hilman Ramadhan, pendiri Sekolah Koding, baru rilis PDF yang berisi kumpulan artikel tentang dunia programming, judulnya “Hadiah Untuk Programer”. Gw udah baca dan lumayan bagus untuk lo yang baru menjajaki profesi sebagai programer.
  2. Buku online kecil yang berjudul A Developer’s Introduction to Github oleh Flavio Copes. Baca ini kalo lo mau tahu semua hal yang ada di GitHub.
  3. Di repositorinya Learning by Example ada proyek baru, sebuah buku online yang judulnya Command Line Text Processing. Pelajari berbagai macam perintah untuk memproses teks. Mulai dari nyari teks dan mengubahnya, mengurutkan, kasih warna dan masih banyak lagi. Contoh-contoh di sini udah dites di GNU/Linux. Ada beberapa variasi sintaks untuk distribusi khusus, tapi lo tinggal lihat di halaman man nya aja. Walaupun masih dalam pengerjaan, bab mengenai Ruby sangat berguna meskipun saya udah pakai Ruby bertahun-tahun. Cek aja, gw yakin lo akan belajar sesuatu yang baru.
  4. Kate Heddleston nulis “Becoming a 10x Developer”. Buat yang belum tahu apa itu 10x Developer atau 10x Engineer, itu adalah istilah untuk top developer yang 10x lebih produktif dibanding developer pada umumnya. Angka 10x itu ga tentu, yang penting jauh lebih produktif dari rata-rata. Beliau cerita tentang pengalamannya bertahun-tahun sebagai software engineer. Menurutnya software engineering itu seperti tim olahraga, jadi untuk bikin proyek yang bagus itu ga bisa sendirian. Kemahiran individu itu wajib ada, tapi untuk hasil yang keren, itu ga cukup. Jadi kalo cuma fokus sama pencapaian individial aja, lo akan kehilangan sama potret yang lebih besar, yaitu tim yang diperlukan untuk bikin software yang hebat. Makanya dia ubah definisi 10x engineer menjadi

    A 10x engineer isn’t someone who is 10x better than those around them, but someone who makes those around them 10x better.

    Gw sangat rekomendasikan artikel ini.

Video

  1. Ini berita udah sekitar 1 bulanan yang lalu, tapi lumayan penting kalo lo belum tahu atau cek videonya. David Heinemeier Hansson, pendiri Basecamp dan Ruby on Rails, mulai rutin merilis video-videonya di YouTube, judulnya “On Writing Software Well”. Beliau membahas berbagai tema dalam membuat perangkat lunak yang baik, langsung di codebase nya Basecamp! Ini unik banget ya, jarang banget co-founder dari perusahaan yang udah 10 tahun lebih membedah sendiri sebagian kode dari produk perusahaannya itu untuk diambil esensinya ke hadapan publik.
  2. Youtuber Umar Hansa mendemonstrasikan beberapa fitur hebat dari Chrome DevTools untuk meningkatkan performa, di video yang berjudul “Improving page performance with Chrome DevTools”.
  3. Awesome Developer Streams Repository di Github yang berisi kumpulan developer-developer keren yang streaming

OK, itu aja yang bisa gw kumpulin untuk edisi kabar-kabari kali ini. Harap kasih komentar sejauh ini gimana kemasan kabar-kabari nya. Atau lo juga bisa kasih masukan dan tanggapan secara umum tentang podcast ini di [email protected] Lo juga bisa mention / DM gw di Twitter @devmuslimid.

Kalau lo merasakan manfaat dari podcast ini harap kasih rating dan testimoni yang bagus di Apple Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In atau di manapun lo mendengarkan podcast ini.

Trus gw lagi bikin survei untuk pendengar. Tujuannya bener-bener supaya gw bisa lebih mengenal lo, lebih mikirin tema yang cocok untuk sebagian besar pendengar, terus melakukan perbaikan-perbaikan agar lebih bagus lagi isinya. Silakan ke devmuslim.id/survei

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: