Di episode ini gw dan Muhammad Ghazali (alias Ganoz) membahas sekilas tentang alat-alat bantu / tools untuk meningkatkan produktivitas. Mulai dari bagaimana kita mencari tool yang bagus, sikap yang tidak hanya selalu terbuka sama tools / hal-hal yang baru untuk memperbaiki cara kita bekerja, tapi juga memvalidasi apakah tool itu sesuai untuk pekerjaan kita.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo, apa kabar? Batuk gw mulai membaik, alhamdulillah. Mudah-mudahan lo sehat-sehat selalu, lancar urusan dan berkah rejekinya, aamiin. Kalau gw dengerin intro gw ini terkadang bosen juga. Tapi untuk sebagian orang yang ga dapat salah satu dari ketiga hal tadi mungkin akan berharap dan ikut mengaminkannya, maksudnya lebih serius gitu ngamininnya. Makanya gw ga bosen-bosen untuk sedikit nyinggung ini supaya kita selalu bersyukur. Ngomong-ngomong soal doa ini, gw jadi inget di salah satu masjid di Singapur tempat biasa gw Jum’atan. Itu pas ngumumin siapa penceramahnya dan lain-lain, pengurusnya juga nyebutin

Buat lo yg mungkin cukup geek, pasti udah kepikiran gini, “wah terlalu sering berulang nih, bikin aja script / program kecil nya yang menyesuaikan kalender, kalo musim liburan atau ujian.” Eh, atau segelintir orang aja yang mikir bikin script nya? Iya, sebagian developer begitu ya, kalau ada hal-hal yang repetitif atau berulang, berlandaskan sifat yang menurut sebagian dari mereka “malas”, mereka selalu berfikir gimana caranya bisa bikin program kecil / automasi agar saat perlu tinggal dijalanin aja. Nanti kalau ada tambahan kebutuhan lain, misalnya lagi perluasan tanah atau penggalangan dana, tinggal dimodifikasi script nya.

Kebayang sama gw, ada persamaan dengan apa yang dihadapi sama kreator tool seperti Grunt, Gulp, Webpack atau tools lainnya. Tools seperti ini menangani hal-hal yang repetitif yang secara umum tahu tujuannya apa. Misalnya menggabungkan file-file aset seperti Javascript & CSS dengan kriteria-kriteria tertentu agar optimal saat diakses di production.

Kalau gw zoom out, kita sebagai developer harus tahu tool-tool apa yang tersedia dan apa gunanya, karena tool ini yang akan membuat kerja kita lebih efisien dan produktif. Nah, tools akan selalu berkembang, gimana kita menyikapinya, apa harus pakai apa yang terbaru muncul, yang populer? Gimana kita bisa menemukan tool-tool ini? Kalau udah nyaman dengan suatu tool, gimana kita menyarankannya ke teman kerja kita? Gimana sikap yang baik saat nerima saran dari orang lain untuk pakai tool tertentu? Ini semua akan dibahas sama Muhammad Ghazali, atau yang biasa dipanggil Ganoz, full stack developer dari Bandung.

Di bulan Februari 2018 lalu beliau share sebuah tool namanya Prettier di BandungJS meetup. Prettier adalah tool untuk memformat kode, seperti pengaturan indentasi, spasi dan lain-lain sesuai dengan sintaks bahasa pemrogramannya. Kali ini gw undang untuk bahas hal yang lebih umum lagi yaitu tools untuk produktivitas. Dengerin kiat-kiat gimana beliau nemukan tools, proses apa yang dia lakukan sampai akhirnya tool itu masuk dalam toolbox / kotak perkakasnya sebagai developer, gimana beliau memberi / menerima saran ke / dari temen-temennya untuk soal tool ini. Dan masih berkaitan sama tool untuk produktivitas, beliau juga cerita pengalamannya pakai teknik Pomodoro untuk fokus dan istirahat dalam bekerja. Dan tip-tip lain agar produktif. Pomodoro sudah pernah gw bahas di episode 29, mungkin ada baiknya lo dengerin episode itu.

OK, langsung aja dengerin berikut wawancaranya.


Wawancara


OK, itu dia wawancaranya. Semoga bermanfaat dan bisa kasih ide / inspirasi buat lo untuk mengenal dan mengatur tool apa yang lo pakai dan kapan sebaiknya lo pakai tool tertentu. Kalau lo belum tahu apa itu Pomodoro, silakan dengerin episode 29. Seperti biasa semua link yang dibahas di sini akan dimasukkan ke devmuslim.id/episode44.

Jangan lupa kasih rating dan komentar yang bagus di Apple Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In atau di manapun lo mendengarkan podcast ini.

Gw lagi bikin survei untuk pendengar. Tujuannya bener-bener supaya gw bisa lebih mengenal lo, lebih mikirin tema yang cocok untuk sebagian besar pendengar, terus melakukan perbaikan-perbaikan agar lebih bagus lagi isinya. Silakan ke devmuslim.id/survei

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: