Paparan dan kesan-kesan pribadi gw terhadap Grasshopper, aplikasi untuk belajar kode dari Area 120 milik Google, yang baru dirilis tanggal 19 April 2018 lalu.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Hai-hai, apa kabar? Semoga baik dan tetap optimis dengan semua hal yang lo kerjain. Alhamdulillah gw baik-baik. Beneran gw ga nyangka bisa sampai ke episode 48 dari podcast yang awalnya cuma iseng tapi jadi terpanggil karena gw sendiri pengen cari kabar-kabar seputar developer di Indonesia. Dulu gw sedikit banyak dapetin itu dari podcast AppsCoast. Walaupun AppsCoast itu kebanyakan tamunya dari lingkungan startup, tapi bahasan developernya juga ada terkadang. Ya kabar seperti acara-acara & meetup-meetup di berbagai daerah di Indonesia itu kaya gimana sih. Trus juga kadang-kadang mau bahas topik-topik tertentu yang berkaitan dengan produktivitas developer atau pekerjaan lainnya secara umum. Akhirnya gw berusaha coba untuk cari dan menyajikan informasi-informasi ini ke dalam sebuah podcast, dengan segala keterbatasan gw yang tinggal di Singapur ini. Ya, jadi itulah bahasan podcast developer muslim ini. Mudah-mudahan jadi perkenalan juga buat yang baru dengerin. Sama kaya Apple yang jualaan komputer, bukan jualan apel. Hehehe.. sama ga ya..? Ya lo liat aja episode-episode yang udah dirilis, syukur-syukur tertarik dengerin. Itulah kurang lebih sajian di podcast ini.

Di antara cara-cara gw bisa menyajikan episode-episode itu semua adalah Twitter. Gw seneng banget bisa memanfaatkan Twitter untuk dapat kenalan sama teman-teman developer dan jadi cara untuk berhubungan dengan mereka. Gw bisa bilang 90% follower gw itu pernah gw DM. Setiap ada follower baru, dalam waktu dekat langsung gw DM dan ajak kenalan. Makasih banyak buat yang udah kenalan dan ngobrol singkat di DM!

OK, karena sebagian dari lo ini masih baru dan berminat untuk jadi developer insya Allah ke depannya gw akan coba angkat materi yang cocok buat lo. Dan semoga materinya masih relevan untuk developer yang udah berpengalaman dan mungkin bisa jadi cara untuk melakukan pendekatan kepada yang junior.

Sebenarnya sih udah ada beberapa episode yang cocok untuk developer pemula dan junior seperti berbicara di konferensi dan lain-lain. Tapi alhamdulillah dengan aplikasi yang baru aja dirilis pertengahan April lalu, episode kali ini pun cocok untuk orang yang pengen jadi developer tapi ga punya pengalaman sama sekali.

Grasshopper

Yup, jadi ada aplikasi baru untuk mengajarkan konsep-konsep pemrograman, namanya Grasshopper. Bahasa yang digunakan adalah JavaScript. Aplikasi ini juga bertujuan untuk javascript developer untuk lebih mahir lagi di konsep-konsep dasar dan utama dari Javascript agar bisa berlanjut ke hal-hal yang lebih dalam lagi seperti kursus atau bootcamp. Seriusan, gw seneng banget dengan kehadiran aplikasi ini. Kalau ada yang udah pernah pakai Swift Playground untuk iPad, ini sangat mirip dari banyak sisi. Cuma ini lebih sederhana, lebih ringan dan bisa dipakai melalui smartphone.

Lebih dalam

Jadi aplikasi ini terdiri dari berbagai macam kursus, mulai dari “The Fundamentals”, di mana kita akan belajar gimana cara kerja program, berbarengan dengan itu juga pengenalan dengan terminologi seperti fungsi, variabel, loop, operator dan object. Kursus selanjutnya user akan belajar gimana menggambar berbagai macam bentuk dengan library D3, yang kemudian menggunakan fungsi-fungsi yang kompleks dari D3. Jadi ini sangat baik untuk semua kalangan.

Kursusnya juga dirancang dalam bentuk kuis dan puzel. Seperti yang gw kutip dari Laura Holmes melalui Tech Crunch,

“Setiap koding puzel punya tempat untuk siswa menulis Javascript beneran dengan editor dan environment nya. User diberikan tantangan dan dia harus menyelesaikannya dengan kode, tapi cukup dengan beberapa tap untuk nulis kodenya.

“Setiap kali siswa menjalankan kode, mereka dikasih masukan pada saat yang sama untuk membimbing mereka dalam menyelesaikan tantangan itu. Banyak user yang bilang kalau masukan ini serasa seperti tutor karena masukannya itu disesuaikan dengan keadaan siswa.”

Sampai sini kutipan Laura Holmes. Grasshopper juga punya fitur-fitur yang sifatnya memotivasi siswa seperti pencapaian, indikator progres dan tahapan koding. Yang gw baca dari Techcrunch, kurikulumnya akan berkembang dan bagian-bagian kursusnya juga akan bertambah. Tapi ga akan pakai bahasa pemrograman lain. Javascript akan terus dipakai karena Javascript adalah bahasa pemrograman yang populer dan dipakai 70% developer.

Pengalaman pemakaian Grasshopper

Pas pertama kali pakai, lo akan ditanya apa lo punya dasar pemrograman atau ga. Ini sekedar pendataan aja untuk mereka karena apapun pilihannya, lo akan diajarkan konsep-konesp pemrograman. Apa sih program itu? Intinya adalah perintah-perintah yang akan dijalankan sama komputer.

Lo bisa atur jadwal kapan lo pake / belajar Grasshopper. Bisa harian, 2x sepekan atau di antara keduanya (lebih dari 2x sepekan tapi ga tiap hari juga). Lo juga bisa pilih untuk tidak diingatkan belajarnya. Trus juga ada forumnya untuk nanya-nanya dan diskusi.

Secara keseluruhan menurut gw bagus banget untuk rilis perdana ke publik. Walaupun banyak hal yang bisa lebih baik lagi, tapi ini udah lumayan banget untuk belajar. Gw saranin untuk coba itung-itung untuk mengingatkan kita atau sekedar seneng-seneng aja.

Untuk nyeritain gimana rasanya make Grasshopper, gw saranin lo baca tulisan Mike Pihlman yang gw taruh di catatan episode. Video nya juga banyak di YouTube. Gw kasih 1 link yang gw rekomendasikan untuk nonton. Lo bisa cari video lainnya, pesan gw cuma 1, jangan liat yang durasinya lebih dari 4 menit. Bukannya apa-apa, yg panjang itu buang-buang waktu dan ga langsung ke inti gimana make Grasshopper. Semuanya dalam bahasa Inggris. Kalo lo tahu ada review nya dalam bahasa Indonesia, silakan email ke [email protected] atau DM di Twitter @devmuslimid. Insya Allah gw update catatan episode ini dan tambahin link nya. Lo bisa nulis atau rekam reviewnya dan kasih link nya. Itu lebih bagus lagi.

Penutup

OK, itu aja yang bisa gw bahas untuk episode kali ini. Makasih banyak udah dengerin. Semoga bermanfaat. Gw pengen banget lo cobain Grasshopper dan share pengalaman lo ke sini. Ga harus lo yang coba, bisa temen lo, anak, istri, suami, kakak, adik, saudara, siapapun yang kira-kira bakal tertarik untuk pengen tahu koding itu gimana. Gw udah kasih tahu bini gw, dulu dia keren banget ngerjain Swift Playground sampe lumayan dalem dan gw bangga banget. Ga tahu sekarang apa dia akan tertarik / ga karena kesibukannya bertambah dan gw ga mau maksa dia. Jadi kalo lo udah liat dan tertarik untuk kenalan lo untuk coba, harap kasih tahu gimana pengalamannya ke podcast ini. Atau kalau lo tahu aplikasi serupa, terutama di Android, juga bisa email ke [email protected] atau DM di Twitter @devmuslimid

Seperti biasa, Kalo lo seneng sama podcast ini, jangan lupa kasih rating dan komentar yang bagus di Apple Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In atau di manapun lo mendengarkan podcast ini. Rating ini akan membantu teman-teman developer untuk tahu keberadaan podcast ini.

Beberapa episode terakhir gw lagi coba memperpendek durasinya. Harap kasih tanggapan lo suka atau ga. Trus untuk episode-episode mendatang yang ada bintang tamunya gw akan coba dipisahkan jadi 2 bagian yang masing-masingnya sekitar 20an menit. Semuanya ini untuk kenyamanan lo semua. Kalau gw pribadi sih batas wajar podcast yang terus mau gw dengerin itu 1 jam lebih dikit. Tapi kondisi lo kan mungkin beda. Jadi gw sangat butuh sama masukan-masukan dari lo. Harap email atau DM gw di Twitter.

Trus buat lo yang berhasrat untuk presentasi berbagi pengalaman di meetup tapi masih ragu dan bingung harus bagaimana, lo bisa hubungi gw di [email protected] atau DM di twitter @devmuslimid. Insya Allah gw coba bantu.

Gw lagi bikin survei untuk pendengar. Tujuannya bener-bener supaya gw bisa lebih mengenal lo, lebih mikirin tema yang cocok untuk sebagian besar pendengar, terus melakukan perbaikan-perbaikan agar lebih bagus lagi isinya. Silakan ke devmuslim.id/survei

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: