Melanjutkan obrolan gw bareng Reydi Sutandang, CTO Happy5, yang berbagi pengalaman seru dari Scrum Day Bandung 2018.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo, apa kabar semua? Mudah-mudahan lo baik-baik. Alhamdulillah gw baik-baik.

Gw mau cerita sedikit kalo suatu hari gw pernah dinasihati atasan gw untuk ganti editor karena udah usang, bukan editor yang modern dan dibikin tahun 70an. Trus agak setengah serius bilang bikin ga produktif. Udah berapa kali sebelumnya disinggung, tapi gw tetap ngeyel karena pilihan editor ini hasil dari perjalanan ganti-ganti editor yang cukup panjang dan justru merasa paling produktif kalo pakai editor ini untuk kerja.

Oh man, kalo lo bisa berempati sama perasaan gw waktu itu. Gw pernah dikatain macam-macam selama gw merantau di negera orang ini. Tapi ternyata masih lebih nyesek kalo dinilai ga produktif hanya karena pake editor yang dianggap jadul. Beneran… Jadi pesan gw untuk manajer, senior developer atau siapapun yang punya anak buah developer, cobalah pikirin pendekatan yang bagus kalau mau nyaranin suatu editor ke developer. Editor itu kan alat utama bagi developer untuk bekerja, jadi editor apa yang dipakai sama developer itu udah yang menurutnya terbaik. Kecuali mungkin buat developer yang baru mulai koding pertama kali.

OK, menepati janji gw sebelumnya, episode kali ini melanjutkan obrolan gw bareng Reydi, CTO dari Happy5, yang berbagi pengalamannya dateng ke Scrum Day Bandung 2018. Di bagian pertama ada cerita pengalaman Blue Bird yang mengadopsi Agile ke Enterprise, Data Driven Product Development, Scrum for Remote team dan lain-lain. Silakan dengerin bagian pertamanya di episode 49 kalo belum.

Di episode kali ini Reydi akan cerita “Metrics for Measuring Scrum Team & Product Delivery” oleh Joshua Partogi dan beberapa poin dari presentasi-presentasi lainnya. Baik, silakan dengerin. Selamat menikmati.


wawancara


OK, itu dia obrolan gw bareng Reydi. Link dan materi yang dibahas bisa dilihat di devmuslim.id/episode51.

Kalo lo seorang aktivis di prinsip Agile, tertarik untuk bawa diskusi-diskusi seputar Agile ini ke dalam sebuah podcast, silakan hubungi gw. Gw akan coba bantu sebisa mungkin.

Kalau lo suka sama cerita pengalaman datang ke meetup / konferensi / acara-acara seperti ini, lo bisa hubungi gw untuk wawancara. Atau kalo lo dalam organisasi / perusahaan yang mengutus developer lo ke acara-acara seperti ini, lo bisa minta gw wawancara mereka. Setidaknya lo bisa meningkatkan exposability perusahaan lo, kalo kerja di sana bisa ikut acara ini / itu misalnya. Ya detilnya bisa kita omongin lah. Intinya sih biar acara-acara besar kaya gini bisa dinikmati informasinya sama developer-developer lain di tanah air.

Atau siapapun lo yang punya ide abis dengerin episode ini, silakan email gw ke [email protected] atau DM gw di Twitter @devmuslimid.

Ada pesan dari panitia Ruby Conf Indonesia kalau mereka lagi ngadain survei untuk tahu peminat dan topik apa yang menarik untuk Ruby Conf tahun ini. Silakan isi survei-nya di http://bit.ly/KuesionerRubyConfID2.

Sama halnya dengan PyCon Indonesia. Silakan isi surveinya di http://bit.ly/PyConID2018Survey. Link-nya akan gw masukin di catatan episode di https://devmuslim.id/episode51.

Seneng sama podcast ini? Tunjukin kepedulian lo sama temen-temen developer lainnya. Lo bisa sebarin podcast ini di media apapun. Di manapun lo ketemu developer, kasih tau podcast ini. Hehehe.. Kenapa? ribet? OK, kalo ga mau ribet gini deh, gw cuma minta tolong 1 hal, jangan lupa kasih rating dan komentar yang bagus di Apple Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In atau di manapun lo mendengarkan podcast ini. Buruan lo cek, pastiin lo udah kasih rating & komentar yg bagus. Ini akan sangat membantu tersebarnya keberadaan podcast ini.

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: