Membahas masalah bagi sejuta developer, yaitu FOMO (fear of missing out), bersama salah satu developer yang banyak ilmu dan pengalaman di dunia pendidikan, Riza Fahmi, cofounder & direktur kurikulum dari Hacktiv8.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo, apa kabar semuanya? Masih berjuang melawan bug, belajar hal yang baru? Tetap semangat dan selalu positif sama semua input negatif yang masuk ke dalam diri lo. Kalo lo udah nyaman sama posisi lo sekarang ini, bagus, gw ikut seneng. Tapi mungkin perlu cari perjuangan baru. Hehehe…

Di episode kali ini gw seneng banget bisa menghadirkan obrolan gw bareng Riza Fahmi, direktur kurikulum & salah satu pendiri dari Hacktiv8. Beliau memang luar biasa orangnya. Keahlian dan cara pikirnya saat koding bisa lo lihat di Random Screencast, aktif nulis di Medium, berbicara di berbagai meetup dan konferensi. Jadi gw agak bingung nyari topik bahasan saat beliau bersedia diwawancara. Sampai suatu saat gw mikir, “Apa ya yang pengen banget orang tahu dari mas Riza? Yang unik gitu.. Yang mungkin jarang orang miliki.” Dan akhirnya dapatlah topik seputar FOMO (Fear of Missing Out) ini.

Di dunia teknologi web, selalu ada aja yang baru setiap pekannya. Hal baru berarti kemampuan baru dan pencapaian baru. Dan sebagai developer yang udah seneng koding karena bisa bikin ini itu yang keren banget, tentu jadi hal yang sangat menarik banget untuk dipelajari. Ga hanya itu alasannya, tapi juga rasa khawatir kalo gw setidaknya ga mencicipi hal yang baru tadi, gw bakal ketinggalan sama yang lain.

Jujur, pertama kali gw dengar rasa kekhawatiran akan ketinggalan sama developer muda yang punya banyak waktu untuk ulik berbagai macam hal baru, gw agak sulit membayangkan

“Kayak apa sih, emang keahlian yang lo punya sekarang ga bisa diperdalam dengan kasus-kasus yang beda sesuai dengan pengalaman lo? Kenapa harus takut ketinggalan sama yang lain?”

Entah apa yang menimpa gw sampe ga nyadar seperti itu. Tapi makin lama, makin deras informasi hal-hal baru itu masuk ke dalam radar gw, dalam hal ini web dan khususnya Javascript, baru deh mulai perasaan itu pelan-pelan muncul.

Jadi, gw ga tahu siapa lagi orang yang lebih tepat untuk bahas FOMO, dari orang yang biasa ngurusin kurikulum untuk salah satu bootcamp ternama di Indonesia, yaitu mas Riza Fahmi. Yuk, dengerin baik-baik obrolannya


Wawancara


Baik itu tadi obrolannya. Bener-bener pribadi yang luar biasa. Semoga kita bisa dapat manfaat yang banyak dari pembahasan tadi. Kalo lo berencana datang ke Product Development Conference Tech in Asia tangal 4 - 5 Juli pekan ini, jangan lupa hadir ke presentasi mas Riza “Machine Learning for Web Developers”. Terakhir gw lihat di pdc.techinasia.com itu tanggal 5 Juli jam 15:35 WIB. Kalo lo bersedia diwawancarai untuk kasih kesan-kesan lo selama di PDC, atau bisa ngenalin yang bersedia berbagi dengan yang ga hadir, lo bisa hubungi gw di [email protected] atau DM di Twitter @devmuslimid.

Dari sini gw lebih yakin lagi kalo pas belajar hal yang baru, tuntasin sampe bikin sesuatu. Jangan teralihkan perhatiannya sama yang lain. Ini menguatkan dengan apa yang mas Aria sampaikan di episode 54 yang lebih heboh lagi yaitu, jangan bilang ga passion / ga cocok belajar suatu teknologi sampai udah ngajar, bikin tutorial dan ngerjain 1 proyek. Intinya fokus dan dapetin pengalamannya make teknologi itu.

Dan sekedar usulan gw pribadi sih, mungkin ada baiknya kita bikin jadwal rutin gitu tiap berapa bulan untuk ngingetin kalo udah saatnya lo cari keahlian / pengalaman baru. Bentuknya mungkin bisa beberapa pertanyaan sederhana, udah belajar apa aja selama beberapa bulan terakhir? Jarak waktunya sepertinya terserah masing-masing lo sih. Ini cuma untuk menjaga supaya kita ga terlalu nyaman dengan posisi kita atau kalo sudah terlalu sibuk.

Selebihnya, jangan lupa telusuri catatan episode kali ini di https://devmuslim.id/episode54 untuk lihat tips & apa yang kita bahas lebih lanjut supaya lebih dalam & meresapi manfaatnya.

Khusus untuk lo yang baru dengerin, gw ucapin selamat datang. Podcast ini ngomongin seputar developer, apa yang bikin mereka produktif dan berkembang, masalah apa yang biasanya dihadapi dan seringkali dibumbui sama pengalaman bintang tamu yang diundang.

Kalo lo seneng sama podcast ini, dapat ilmu, wawasan dan lain-lain trus mau ngucapin makasih, kirim bunga, saldo dompet elektronik, voucher listrik, pulsa handphone dan lain-lain, dengan rasa hormat dan seneng gw bilang terima kasih. Terima kasih banyak. Cuma untungnya gw tuh orang yg gampang disenengin, gampang dipuasin. Lo cukup kasih rating aja mas, mbak, om, tante, abang, none sekalian. Kasih rating ama komentar yang bagus aje di Apple Podcast, Google Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In, pokoknya di manapun lo mendengarkan podcast ini.

Trus kalau ada saran, masukan, mau ngenalin orang yang bersedia di wawancara, atau mau sekedar nyapa aja, bisa kirim email ke [email protected] atau DM gw di Twitter @devmuslimid.

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: