Menceritakan pengalaman Muhammad Ridho yang ikut Bootcamp online & offline setelah lulus SMK. Saat ini bekerja sebagai frontend developer di KitaBisa.com dan freelance desainer. Semuanya tidak menyurutkan niatnya untuk kuliah dan dia masih punya cita-cita besar dari ilmu yang akan dia dapatkan dari kuliahnya itu.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo, apa kabar semuanya? Semoga sehat selalu, bisa menjalankan apa yang sudah direncanakan dan seimbang antara pekerjaan dan hal-hal yang di luar itu.

Dari episode 55 yang lalu, pas gw ngobrol bareng Gardyan, siswa SMU yang belajar pemrograman dari kursus trus berkarya dengan bikin aplikasi yang bermanfaat, gw jadi mikir apa aja sih jalur untuk belajar koding di hari gini. Gw kira belajar sampe bisa produktif untuk bikin sesuatu itu cukup dengan sumber-sumber yang ada di internet. Banyak tutorial menarik untuk kita mulai dan forum untuk mencari jawaban saat kita buntu dalam menyelesaikan masalah teknis. Seperti StackOverflow misalnya. Tapi untuk menentukan sumber-sumber ini cukup atau ga itu susah karena dikembalikan ke keadaan si pelajar itu sendiri. Makanya mungkin yang bisa gw lakukan untuk membantu kasih gambaran gimana belajar koding hari gini adalah dengan memberikan beberapa contoh dari pengalaman orang.

Dan alhamdulillah tamu kita kali ini cukup unik. Beliau ini dapat materi pemrograman dari SMK, trus berhasrat untuk meneruskan dengan ikut bootcamp online. Dan ga puas dari situ, beliau pengen banget memperdalam sampai akhirnya bela-belain nyebrang ke Jakarta dari Kalimantan untuk ikut Hacktiv8. Sekarang gw bisa bilang beliau ini pentolannya frontend developer di KitaBisa.com. Dengerin gimana perjuangan Muhammad Ridho, rencana beliau ke depan dan detil-detil lainnya. Selamat menikmati.


Wawancara


Baik itu tadi obrolan gw bareng Ridho. Semoga kita bisa ngambil pelajaran dari sana, ga hanya buat lo yang mau & sedang belajar pemrograman, tapi juga buat yang udah profesional. Khususnya para profesional yang lagi belajar sesuatu yang baru, bahasa program baru atau bidang yang bener-bener baru buat mereka. Dari backend developer yang mau belajar frontend atau sebaliknya, dari desktop ke mobile, atau ke web, pokoknya belajar ke sesuatu yang baru. Terkadang kita lupa dulu perjuangan kita belajar hal yang baru itu seperti apa. Dan kemungkinan besar perjuangan yang kita atasi dulu dengan hari ini juga beda. Atau apapun itu, semoga kita bisa ambil pelajaran buat kita atau buat orang-orang yang kita bimbing untuk jadi developer yang baik.

Jangan lupa telusuri link-link yang dibahas di episode ini di devmuslim.id/episode57.

Kritik dan saran untuk podcast ini bisa dikirim melalui email ke [email protected] atau DM gw di Twitter @devmuslimid. Ini bukan basa-basi ya temen-temen sekalian, gw sangat perlu masukan dari lo semua. Kalau mau email yang lainnya juga silakan.

Kalo lo suka banget / cinta sama podcast ini, hmm… gw rada percaya / ga percaya. Maaf-maaf aja ya, soalnya gw masih belum lihat rating / komentar yang bagus tuh. Ayolah, kasih rating yang bagus di Apple Podcast, Google Podcast, Castbox, PlayerFM, Tune-In, pokoknya di manapun lo mendengarkan podcast ini. Gw akan sangat berterima kasih.

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: