Kali ini gw ngobrol bareng podcaster tukang ledeng yang lagi belajar koding, Anugrah Ramadhan. Gw coba nyedot sebanyak mungkin pelajaran / insight yang bisa kita ambil dari pengalaman beliau ini. Seru, asyik, kocak dan tanpa disadari inspiratif.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Segmen

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo, apa kabar? Semoga lo semua dalam keadaan baik. Bisa jaga kesehatan & keseimbangan hidup. Masih fokus sama tujuan yang mau dicapai. Alhamdulillah gw baik-baik. Bencana masih beriringan melanda saudara-saudara kita di tanah air. Ayo bantu sebisa kita. Doakan agar segera berakhir dan proses pemulihan yang sempurna.

Makasih udah dengerin. Podcast ini bahas seputar developer, apa yang bikin mereka produktif, berkembang dan peduli sama lingkungan. Cuplikan episode yang udah dirilis, sebagiannya bisa dilihat di instagram.com/devmuslimid.

Tamu kali ini sangat menarik. Bukan hanya karena keunikan dari pekerjaannya sebagai tukang ledeng dan aktivitasnya yang lagi belajar koding, tapi beneran yang menggugah dan jadi perhatian gw adalah gimana dia bisa menemukan hal-hal apa yang sebaiknya dia lakukan dan gimana dia bisa menghindari apa yang bisa menghambat proses dalam menjalani keduanya itu.

Episode ini awalnya gw tujukan bagi mereka yang sudah punya dasar pemrograman di pendidikan yang dicapai sebelumnnya, namun pekerjaannya bukan developer dan karirnya seolah-olah lambat berkembang. Banyak peluang sebenarnya untuk memanfaatkan dasar-dasar pemrograman itu untuk berkarya, untuk memberikan dampak yang besar bagi orang lain, terutama mungkin untuk keluarganya, secara finansial, ataupun yang lainnya. Semoga episode ini bisa memberi sedikit motivasi & inspirasi khususnya buat mereka. Meskipun ternyata akan berharga buat yang lain juga. Nanti akan gw jelaskan alasannya setelah kita dengerin obrolan gw bareng Anugrah Ramadhan, seorang tukang ledeng yang lagi belajar koding.

Selamat mendengarkan!


Wawancara


Baik, itu tadi obrolan gw bareng Anugrah Ramadhan. Benar-benar luar biasa & unik banget. Lupakan kalau dia tukang ledeng, karena itu sekedar contoh aja. Sesuaikan ini dengan keadaan lo yang ingin belajar sesuatu yang baru dan berbeda dengan apa yang biasa lo kerjakan di kantor. Entah itu bahasa program baru, library baru, atau mau nyemplung ke dunia perangkat keras dengan Internet of Things misalnya. Apapun.

Coba zoom out sedikit, lihat gambaran yang lebih luas. Bagi gw, dari pengalaman Anugrah Ramadan, kita dapat beberapa poin berharga:

  1. Pentingnya untuk segera memulai & mulai dengan apa yang kita bisa
  2. Pentingnya rutinitas dan mengupayakannya mati-matian. Rantainya jangan sampai terputus! Kalau ga memungkinkan untuk ngerjain sebanyak biasanya, turunin batasannya. Untuk yang ini contohnya ya dia cuma nulis beberapa baris HTML aja.
  3. Pentingnya untuk fokus. Dan jangan minder duluan karena banyak ga bisanya. Saat pertama kali mulai belajar koding lagi, dia cuma tahu PHP prosedural. Tapi dia ga minder, ga patah semangat setelah ga bisa-bisa belajar Code Igniter. Malah menurut gw ini jadi sesuatu yang positif karena jadi ga tertarik sama yang lain-lain yang mengkilap dan kelihatannya keren. Dan seperti yang udah dibahas, kalau kita paksakan belajar yang agak jauh dari kemampuan yang dimiliki, nanti akan banyak frustrasi dan akhirnya berhenti rutinitas belajarnya.

Jadi ya, akhirnya semua poin-poin tadi saling berhubungan dan bisa bekerjasama dengan baik. Bener-bener keren banget sih. Semoga kita semua bisa menyesuaikan poin-poin itu untuk keadaan kita masing-masing. Pengalaman ini juga cocok buat lo yang jadi mentor, atau yang kerjaannya membimbing developer-developer lain, atau yang lagi mengembangkan tim, atau situasi-situasi lainnya.

Jangan lupa telusuri link-link yang dibahas di episode ini. Buku-buku & hal-hal menarik lainnya bisa dilihat di https://devmuslim.id/episode84.

Pertanyaan, kritikan, saran atau cuma mau kenalan, atau mau ngenalin seseorang? Boleh banget! Silakan kirim email ke [email protected] atau DM gw langsung di Twitter atau di Instagram dengan akun yang sama, @devmuslimid. Kalau belum ada bahan yang mau disampaikan, lo bisa lihat rundown topik-topik yang insya Allah akan dibahas di podcast ini di Github. Siapa tahu muncul pertanyaan susulan atau kepikiran untuk topik lain, ya kan? Silakan kunjungi https://bit.ly/devmuslimrundown b i t titik l y garis miring d e v m u s l i m r u n d o w n.

Podcast ini bagian dari Product & Development Podcast Community Indonesia. Informasi lebih lanjut bisa ke github.com/pdpcid.

Podcast ini tersedia di Apple Podcast, Google Podcast, dan lain-lain. Lo bisa lihat pilihan2nya di http://anchor.fm/devmuslimid. a n c h o r titik f m garis miring d e v m u s l i m i d. Jangan lupa kasih komentar & rating yang bagus di aplikasi manapun lo dengerin podcast ini. Buktikan kepedulian & dukungan lo untuk podcast ini.

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke: