Developer Muslim

109 Web Unconf ID 2019 Hari Pertama

Berbagi pengalaman seru dari acara Web Unconf ID 2019 di Batu bersama para aktivis komunitas dan pembuat konten. Di episode kali ini saya cerita pengalaman dan materi yang didapat hari pertama. Dengerin kesan-kesan dari peserta yang baru pertama kali ikut dan gimana perkembangannya dengan tahun lalu. Oh iya, saya juga kasih kabar perolehan dana dari Anchor berupa iklan & dukungan pendengar.


Daftar Isi


Dengarkan

Langganan podcast | Ikuti survey pendengar

Ada yang terlewat? Silakan komentar di bawah ya.. Jangan lupa berlangganan podcast dan newsletter Developer Muslim. Lihat arsip edisinya di sana. Kalau suka sama pilihan artikel-artikelnya, kenapa ga langganan? :)

Transkrip

Catatan: Apa yang tertera dalam transkrip belum tentu sama persis dengan apa yang saya ucapkan di podcast.

Halo-halo, apa kabar semuanya? Alhamdulillah gw baik-baik dan senang sekali baru balik dari acara Web Unconf 2019. Terasa cepet banget selesainya. Benar-benar salah satu momen favorit tahunan gw. Gimana nggak, acaranya santai, ketemu orang-orang hebat dengan aktivitas yang berdampak buat kita semua. Sebagai rasa syukur dan berkontribusi baik, gw mau dedikasikan episode ini untuk acara itu.

Makasih buat lo yang udah setia dengerin dan yang baru bergabung. Podcast ini bahas seputar developer, apa yang bikin mereka produktif, berkembang dan peduli sama lingkungan.

Sebelum gw ceritain pengalaman gw di Web Unconf 2019 kemarin, gw mau kasih update sebentar mengenai perolehan iklan & donasi yang gw buka di Anchor. Alhamdulillah per akhir Oktober lalu gw dapat $93, semuanya dari iklan. Jadi sekitar $30 per bulannya. Cuma selanjutnya belum ada tawaran iklan lagi dari Anchor. Biasanya Anchor akan kasih tawaran kalau ada yang menurut mereka cocok dengan pendengar podcast. Sekarang udah masuk bulan kedua tanpa iklan. Gw belum nanya & cari tahu kenapa ga ada tawaran iklan karena belum sempat.

Seperti yang udah gw singgung, dananya buat mengupah editor, udah 4 episode & beli 1 buah mobile microphone yang bisa dibawa ke mana-mana buat rekaman. Termasuk pas Webunconf kemarin tentunya. Jadi kalau mau kasih dukungan langsung untuk podcast ini, lo bisa ke Anchor.fm/devmuslimid terus klik “Support”. Dan gw juga baru dandanin akun Karya Karsa jadi lo sekarang bisa ke karyakarsa.com/didaid kalau mau kasih donasi.

Baik, lanjut ke Webunconf. Sedikit penjelasan buat lo yang belum tau. Jadi acara itu diselenggarakan oleh komunitas yang namanya WWWID yang diasuh sama Yohan Toting. Tahun ini adalah acara yang kedua kalinya. Kalau penasaran tahun lalu seperti apa, lo bisa dengerin episode 68 nanti. Karena tahun ini lebih seru & lebih keren meskipun dengan beberapa kekurangan tentunya. Kenapa begitu? Karena:

  • Peserta bertambah, seinget gw dari presentasi yang Yohan bawain itu ada kali 1/5 nya. Materinya belum dishare jadi nanti paling gw update catatan episode kali ini
  • Jumlah komunitas yang diundang juga bertambah. Gw ga tahu persisnya berapa, tapi terasa ada komunitas baru dan beberapa pembuat konten independen yang bukan komunitas itu juga diundang.

Mohon maaf ni semuanya serba meraba-raba karena situs acara untuk tahun ini juga belum tersedia. Jadi ga bisa nyontek karena ga punya backup catatan. Tapi segera, sabar aja yah.. Ini jadi poin pertama dari kekurangannya. Kemudian kekurangan yang kedua, meskipun jumlah peserta meningkat, jumlah perempuan berkurang. Kata salah satu panitianya sedikit dari mereka yang menjawab email undangan.

Tapi terlepas dari kekurangan ini, menurut gw acaranya sebagian besarnya masih tetap lebih keren dan lebih seru dari tahun lalu.

  • Jadi pas dibuka sama Yohan, beliau langsung presentasi mengenai State of the Web Indonesia yang cerita keadaan web developer dan kepuasan penggunanya di Indonesia. Jadi kita langsung tahu posisi kita dan terbayang masalah yang kita hadapi sebagai developer & pengurus komunitas. Jadi gw rasa itu langsung ke sasaran.
  • Sesi materi dari industri juga bermanfaat & nambah wawasan.
  • Diskusi grup-nya ok mulai dari pembagian topik & pembahasannya.

Pokoknya lebih seru banget. Selanjutnya gw mau ceritain sedikit poin-poin yang gw catat di acara itu, terus kesimpulan gw secara umum dan terakhir rekaman beberapa peserta mengenai acara ini.

State of the Web Indonesia

  • Yohan presentasi data-data yang dia temukan yang menggambarkan keadaan web di Indonesia. Jadi ada data terbuka yang sebenarnya bisa kita akses sesuai dengan sudut pandang yang kita mau.
    • CrUX data yang dikumpulkan oleh tim Chrome mengenai penggunaan browser Chrome.
    • HTTP Archive yang dikumpulkan berdasarkan analisa lab. Jadi mereka menjelajahi banyak situs secara berulang-ulang kali kemudian mengukur beberapa metrik.
  • Fakta menarik:
    • Dari jumlah situs yang berasal berbagai negara:
      • Jepang menempati urutan kedua setelah US. Alasannya
      • Indonesia urutan 11
    • Angka pengguna 4G cukup tinggi di Indonesia dibanding negara-negara sejenis
    • Jumlah situs dengan nilai Lighthouse yang tinggi itu juga banyak di Indonesia, namun kecepatan & pengalaman yang dirasakan sama user masih belum memuaskan. Ini yang jadi PR kita bersama sebagai developer, komunitas dan juga konten kreator.

Industry Talks

  • Irfan Maulana presentasi sebagai principal engineer Tokopedia, jabatan yang baru diembannya. Beliau berbicara perjalanan Tokopedia mengadopsi teknologi web.

  • Tokopedia sangat senang dan percaya dengan perkembangan tekonologi web sehingga menaruh perhatiannya dengan menambah jumlah frontend developer dari 2 orang di tahun xxxx, sampai akhirnya di tahun ini > 90 orang.

  • Teknologi yang dipakai juga berbagai macam. Di antara yang menarik dan unik buat gw adalah penggunaan AMP, sampai disebut di presentasi di AMP summit / conference tahun 2019 ini. Implementasi PWA juga suatu keharusan dan kasus yang ditangani Tokopedia juga disebut di presentasi Addy Osmani.

  • Reno dari Tiket.com presentasi bagaimana workflow dan teknologi yang dipakai di Tiket. Beliau menceritakan bagaimana pengadopsian teknologi, fleksibilitas & perks bekerja di sana.

Diskusi Grup

Ada 2 diskusi grup. Yohan yang bimbing pembagian topik-topiknya. Dari temuan-temuan yang beliau presentasikan setelah pembukaan acara dan juga beberapa masukan dari Web Unconf 2018, beliau mengangkat tema tahun ini. Yaitu gimana developer bisa meningkatkan keahlian mereka. Jadi diskusi pertama, peserta diminta mengutarakan ide-idenya gimana kita bisa mewujudkan itu. Setelah dilihat dan runut ide-ide di Post-It, muncul 6 topik bahasan.

Diskusi selanjutnya lebih kepada uneg-uneg pengguna dan developer. Uneg-uneg pengguna misalnya gimana agar login itu lebih mudah lagi dengan keamanan yang tetap terjaga. Dari sisi developer juga kita diminta menyampaikan ide berupa API-API tertentu yang bisa membantu pekerjaan & membuat kita lebih senang mengerjakannya. Kita diminta untuk melepaskan rintangan dari ide-ide itu, maksudnya ga usah dipikirkan masuk akal atau tidak. Dari sini muncul 6 topik bahasan.

Hari Pertama Secara Keseluruhan

Secara pribadi gw senang banget dengan Web Unconf tahun ini. Terasa sekali perbaikannya dengan tahun lalu. Mungkin karena tahun lalu itu acara perdana dan belum banyak yang paham dengan konsep unconf ini. Tapi menurut gw juga materi tahun lalu mengenai PWA yang gw rasa sebagian besar peserta sudah mengetahuinya. Yang sekarang ini materinya benar-benar langsung berhubungan dan berpengaruh sama diskusi dan permasalahan yang dihadapi sama para peserta sebagai pimpinan komunitas.

Pendapat dari berbagai peserta

Baik, sekarang kita dengerin yuk pendapat dari beberapa peserta. Baik yang baru datang pertama kali, dari pengurus komunitas, pembuat konten, dan juga undangan dari perwakilan sponsor.

Selamat mendengarkan!


Wawancara


Baik, itu aja yang bisa gw kumpulin dari acara Web Unconf 2019 di hari pertama. Selanjutnya gw akan coba kompilasikan poin-poin hasil diskusi dari sebagian grup.

Kalau lo punya pertanyaan atau kasih usul topik pembahasan, gw seneng banget nerima tanggapan dari lo semua. Lo bisa kirim email ke [email protected] atau DM gw di Twitter & Instagram dengan akun yang sama, @devmuslimid. Jangan tunda-tunda lagi buruan kirim.

Jangan lupa liat link-link yang dibahas kali ini seperti CrUX (Chrome User Experience), HTTP Archive trus juga foto-foto acara, semua link nya ada di devmuslim.id/episode109. Beberapa update juga akan gw taruh di sana. Jadi jangan lupa mampir ke sana kalau mau menelusuri lebih lanjut.

Kalau lo suka dengan apa yang disajikan di podcast ini, setidaknya lo bisa bantu kasih rating yang bagus di manapun lo dengerin podcast ini, terutama di Apple Podcast & Google Podcast. Lo juga bisa follow Podcast ini di Spotify.

Gw juga mulai mengumpulkan dana untuk mengupah editor dan biaya operasional lainnya. Lo bisa ke anchor.fm/devmuslimid untuk mendukung operasional podcast dengan memberikan donasi bulanan mulai dari $1. Apapun, itu akan sangat berarti buat podcast ini dan para pendengar sekalian di tanah air kita tercinta. Buktikan kepedulian & dukungan lo untuk podcast ini.

Baik, gw pamit dulu. Sampai di episode developer muslim podcast berikutnya insya Allah.

Berbagi itu Tanda Peduli

Jangan merasakan manfaat episode ini sendirian aja. Ayo sampaikan informasi ini ke teman-teman developer lainnya. Kasih rating & komentar yang bagus di layanan-layanan podcast ini. Saya juga senang sekali dapat tanggapan & komentar di bawah.


Kembali ke:

Menu