Developer Muslim

Wawancara

Ngobrol bareng salah satu Women Techmakers Ambassador dari Indonesia, Farah Oktarina, benar-benar membuka wawasan gw tentang kiprah Women Techmakers di Indonesia. Kita bahas program-programnya yang ga selalu tentang teknis (koding), kendala yang dihadapi sampai printilan-printilan random lainnya.

Kali ini gw ngundang Riza Fahmi lagi buat ngobrol JS Day ID 2019, sebagai panitia acaranya, pengurus komunitas Jakarta JS dan sebagai developer yang mempresentasikan sebuah keynote di konferensi.

Peran Quality Assistance baru gw ketahui sejak lihat presentasi Fachrul & Verdy di Scrum Day Bandung 2019 lalu. Mereka berbagi permasalahan pengembangan produk yang mereka hadapi, transisi para tester dari Quality Assurance menjadi Quality Assistance, serta berbagai dampak positif dari transisi ini. Dan kali ini gw ngobrol bareng Fachrul untuk membagikannya ke lo semua.

Kali ini gw ngobrol bareng Fiqi Fitransyah, panitia dari Ruby ID Conf 2019, yang juga pengurus komunitas Ruby Indonesia. Selaku panitia Ruby ID Conf 2017, beliau berbagi pengalamannya menjalankan peran-peran ini. Apa saja yang seru di konferensi tahun ini? Silakan dengarkan.

Kali ini gw ngobrol bareng Moch Lutfi mengenai tugas & pekerjaannya sebagai Developer Experience Engineer di Bukalapak. Mulai dari munculnya keperluan perusahaan akan peran DX Engineer, cakupan pekerjaannya, profil developer seperti apa yang cocok sampai kesan-kesannya mengemban jabatan itu.

Kali ini gw ngobrol bareng Didats Triadi, bloger, deverloper yang banyak pengalamannya di web, iOS dan MacOS. Beliau bercerita pengalamannya menjadi developer indie, suka dan dukanya.

Melanjutkan obrolan gw, kali ini Leonardo Situmorang jelasin sekilas tentang manajemen pengetahuan, tipe, model dan pendistribusiannya. Kemudian beliau membeberkan beberapa pendekatannya saat mengajar git dan menyimpulkan cara belajar & memperoleh pengetahuan yang utuh dan solid.

Kali ini gw ngobrol bareng “The explainer in chief of git”, Leonardo Situmorang. Beliau semangat sekali memberikan kelas-kelas sehari untuk mengenal git secara gratis. Udah setahun lebih dan masih berlanjut. Apa latarbelakang dan motivasi beliau untuk melakukan ini semua? Mari kita dengarkan bersama.

Melanjutkan obrolan sebelumnya bareng Arkan Nur Robby (PT. Bank BTPN), Najla Seff (HOOQ) dan Yanuar Tirta (PT. XL Axiata), kali ini mereka cerita pengalaman implementasi Scrum di tempat kerja mereka. Pendekatan yang mereka ambil & gimana menghadapi tantangannya. Mereka juga singgung Shu-ha-ri, Scrum Zombie dan berbagi kiat-kiat dalam retrospeksi.

Berbagi pengalaman seru dari Yanuar Tirta (PT. XL Axiata) & Arkan Nur Robby (PT. Bank BTPN), 2 orang peserta Scrum Day Bandung 2018 yang menjadi panitia untuk acara yang sama di tahun ini. Apa saja yang menarik dari Scrum Day Bandung 2019? Dengerin obrolan gw bareng Najla Seff (HOOQ) & mereka berdua

Menu